SINDITOnews.com | Ampana, (10/4) — Ketegangan sempat mewarnai suasana jelang kunjungan Kapolda Sulawesi Tengah ke Polres Tojo Una-Una, Kamis (9/4/2026), setelah muncul pernyataan dari Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Pro Media Jurnalis Siber (PJS) Touna, Budi Dako, yang dinilai oleh pihak SINDITO News mencampuri urusan redaksional media independen.
Peristiwa tersebut terjadi di sebuah warung kopi di depan Mapolres Touna, saat sejumlah wartawan menunggu kedatangan Kapolda. Dalam situasi itu, Budi Dako disebut mengomentari pemberitaan investigasi yang dipublikasikan oleh SINDITO News.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Biro SINDITO News menyatakan keberatan dan menegaskan bahwa hasil liputan investigatif merupakan tanggung jawab masing-masing redaksi.
“Itu berita hasil investigasi saya. Apa hubungannya dengan Anda?” tegas Ahmad Tuliabu, Kabiro Sindito News Tojo una-una.
Pihak SINDITO News menilai pernyataan tersebut berpotensi tidak sejalan dengan prinsip profesionalisme antar sesama jurnalis, serta dapat memengaruhi independensi kerja redaksi.
Sebagai tindak lanjut, Tim Redaksi SINDITO News meminta pengurus PJS di tingkat Pusat untuk melakukan evaluasi internal terhadap sikap anggotanya.
“Organisasi profesi wartawan seharusnya menjaga etika, bukan justru melanggarnya,” ujar sumber internal SINDITO News.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Budi Dako dan pengurus PJS Pusat belum memberikan tanggapan resmi. Redaksi membuka ruang hak jawab dan akan memuat klarifikasi apabila tersedia.

