Presiden RI Diminta Perintahkan TNI-Polri Tumpas Premenisme di Seluruh Indonesia

SINDITOnews.com  | Jakarta,– Pakar Hukum Internasional sekaligus Presiden Partai Koalisi Rakyat Indonesia, Prof. Dr. Sutan Nasomal, S.H., M.H., mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk segera memerintahkan Kapolri dan Panglima TNI melakukan operasi patroli intensif di seluruh wilayah rawan kejahatan—dari Sabang hingga Merauke.

Menurutnya, maraknya aksi premanisme yang kian terang-terangan, seperti pemerasan terhadap pedagang bakso di Tanah Abang hingga pungli “jatah lewat” terhadap pengemudi di hari raya, menunjukkan kegagalan sistem keamanan di tingkat lokal.

“Kejahatan harus dibabat habis. Rakyat tidak akan merasa aman jika aparat hanya memberi pernyataan seremonial tanpa tindakan nyata,” tegas Prof. Sutan dalam keterangan pers dari Markas Pusat Partai Koalisi Rakyat Indonesia, Cijantung, Jakarta, Minggu (12/4).

Ia mengingatkan bahwa premanisme bukan sekadar gangguan ketertiban, tetapi bentuk kejahatan terorganisir yang meliputi pemerasan, ancaman, perusakan, bahkan pengeroyokan. “Jika dibiarkan, hukum rimba akan menggantikan hukum negara,” ujarnya.

Prof. Sutan juga menyoroti peran aktif masyarakat dan aparat desa. Ia menekankan bahwa lurah, RW, hingga RT yang mengetahui warganya terlibat premanisme wajib melapor ke Bhabinkamtibmas (Bhabinsa/Bimas). Di sisi lain, masyarakat didorong merekam dan memviralkan aksi preman sebagai bentuk kontrol sosial agar aparat penegak hukum (APH) bertindak cepat.

“Jangan biarkan preman merasa kebal hukum. APH harus tegas: tidak ada ruang bagi siapa pun yang menakuti rakyat,” pungkasnya.

(Narasumber: Prof. Dr. Sutan Nasomal, S.H., M.H. — Pakar Hukum Internasional, Presiden Partai Koalisi Rakyat Indonesia, Pengasuh Ponpes ASS SAQWA PLUS)