SINDITOnews.com
TOJO UNA-UNA – Pemberangkatan jemaah calon haji Indonesia tahun 2026 (1447 H) resmi dimulai sejak 22 April dan berlangsung hingga 21 Mei 2026 dalam dua gelombang. Secara nasional, pemerintah menetapkan kuota 221.000 jemaah, terdiri dari 203.320 haji reguler dan 17.680 haji khusus, yang diberangkatkan melalui 525 kloter. (27/4)
Khusus Kabupaten Tojo Una-Una, jumlah awal calon jemaah tercatat 57 orang, namun satu jemaah atas nama Meli Rotinsulu batal berangkat karena alasan kesehatan. Dengan demikian, total jemaah menjadi 56 orang, yang kemudian ditambah 1 petugas haji daerah dan 1 tenaga media, sehingga keseluruhan berjumlah 58 orang.
Kepala Kementerian Agama Kabupaten Tojo Una-Una, Hj. Zulaeha Jibran, menyampaikan bahwa jemaah asal Touna masuk dalam gelombang kedua, yang dijadwalkan berangkat antara 7 hingga 21 Mei 2026 melalui embarkasi Balikpapan.“Total jemaah 56 orang, ditambah petugas dan tenaga media menjadi 58 orang,” ujarnya.
Informasi dari Petugas Haji Daerah, H. Sudirman, S.Ag., M.Hi, menyebutkan bahwa jemaah Touna akan tergabung bersama jemaah dari Kabupaten Sigi dalam kloter 10, dengan jadwal keberangkatan pada 10 Mei 2026 dari embarkasi Balikpapan.
Sementara itu, petugas kesehatan dari Touna, dr. Farah Jamal Juraejo, tergabung dalam kloter 12 bersama rombongan dari Palu dan Tolitoli.
Dari total jemaah, terdapat sejumlah jemaah lanjut usia (lansia) serta beberapa dengan kondisi kesehatan khusus yang membutuhkan perhatian selama pelaksanaan ibadah haji.
Secara nasional, jumlah jemaah risiko tinggi (risti) juga cukup besar, sehingga pemerintah mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga kondisi fisik dan mematuhi arahan petugas kesehatan selama di Tanah Suci.
Keberangkatan jemaah haji menjadi momen yang penuh haru sekaligus harapan bagi keluarga dan masyarakat. Doa pun mengiringi perjalanan para tamu Allah agar diberikan kelancaran dan keselamatan.
“Allahummaj’alha hajjan mabruran, wa dzanban maghfuran, wa ‘amalan shalihan maqbulan…”
Pemerintah mengingatkan agar seluruh jemaah menggunakan visa haji resmi dan mengikuti ketentuan yang berlaku dari otoritas Arab Saudi guna memastikan kelancaran ibadah.
Semoga seluruh jemaah haji asal Tojo Una-Una diberikan kesehatan, kemudahan dalam beribadah, dan kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur. (Red.ATA)

