Tokoh Masyarakat Kecam Pernyataan APMPK di Media: Dinilai Meresahkan dan Tidak Berbasis Data

Tokoh masyarakat Bone Bolango kecam pernyataan APMPK yang dinilai tidak berbasis data dan berpotensi meresahkan serta mengganggu stabilitas sosial.

SINDITOnews.com | BONE BOLANGO,— Sejumlah tokoh masyarakat di wilayah Bone Bolango menyampaikan kecaman terhadap pernyataan yang disampaikan oleh Koordinator Aliansi Pemuda dan Masyarakat Peduli Keadilan (APMPK), Rahwandi Botutihe, yang beredar disalah satu media.

Pernyataan tersebut dinilai tidak didukung data yang memadai dan berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, khususnya karena menyebut inisial pihak-pihak tertentu yang dikaitkan dengan dugaan persoalan lingkungan.

Tokoh masyarakat setempat menilai, penyampaian informasi di ruang publik seharusnya dilakukan secara hati-hati, terlebih jika menyangkut nama baik seseorang dan kondisi sosial yang masih sensitif.

“Kalau memang ada persoalan, sampaikan dengan data yang jelas dan terukur. Jangan sampai menimbulkan stigma di masyarakat,” ujar Usman Hulopi yang akrab di sapa Aya Imbo. Selasa, 5/5/2026.

Lebih lanjut ia menyoroti bahwa penyebutan inisial yang mengarah pada pihak tertentu, tanpa disertai klarifikasi yang seimbang, berpotensi menimbulkan persepsi negatif di tengah publik.

Selain itu, terdapat kekhawatiran bahwa sebagian aktivitas yang disinggung dalam pernyataan tersebut tidak beroperasi, sehingga narasi yang berkembang dinilai perlu diverifikasi lebih lanjut.

“Ini yang harus diluruskan. Jangan sampai informasi yang tidak utuh justru merugikan masyarakat,” tambahnya.

Di tengah upaya pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam menjaga kondusivitas wilayah, pernyataan yang tidak berbasis data dikhawatirkan dapat memperkeruh suasana.

Sejumlah tokoh menilai, dalam kondisi yang masih rentan, penyampaian narasi yang tidak terukur dapat memicu kesalahpahaman dan memperluas ketegangan sosial.

Mereka mengingatkan bahwa setiap pihak yang menyampaikan informasi ke publik memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk memastikan kebenaran data yang disampaikan.

Mereka juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan pendekatan yang bijak, berbasis fakta, serta tidak memicu konflik di tengah masyarakat.

Para tokoh berharap agar Kepolisian Daerah Gorontalo dapat menilai setiap laporan secara objektif dan profesional, dengan mengedepankan fakta serta kondisi riil di lapangan.

Di tengah dinamika yang berkembang, masyarakat diharapkan tetap menjaga ketenangan dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi secara utuh.

Menjaga stabilitas sosial dan saling menghormati dinilai menjadi kunci agar situasi di daerah tetap kondusif dan tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas. (Red.SN)

Narasumber: Usman Hulopi (Mantan Anggota Legislator Bone Bolango) dan Tokoh Masyarakat.