Gema Wahyu dan Pesan Langit di Vila Akhtar: Kala Keluarga Besar Soleman & Radjalawo Membasuh Jiwa

SINDITOnews.com | BONE BOLANGO – Di bawah langit Desa Pangi yang tenang, sebuah simfoni spiritual bergema dari balik dinding Vila Akhtar, Kecamatan Suwawa Timur. Senin malam (16/02), suasana khidmat menyelimuti kediaman tersebut saat Keluarga Besar Soleman & Radjalawo menggelar silaturahmi Halal bi Halal yang bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan sebuah perjalanan kembali ke fitrah.

Tepat pukul 20.00 WITA, malam yang dingin seketika berubah menjadi hangat saat lantunan suci ayat-ayat Al-Qur’an (Tilawatil) mulai berkumandang. Suara merdu sang qori mengalun indah, menembus relung kalbu para tamu undangan, seolah memanggil jiwa-jiwa untuk sejenak berhenti dari hiruk-pikuk dunia dan berserah diri kepada Sang Pencipta.

Suasana semakin syahdu saat seorang pemateri berdiri, membawakan ceramah agama yang mengupas tuntas filosofi di balik makna “Halal bi Halal“. Dalam uraiannya, ditekankan bahwa momen ini adalah jembatan untuk mengurai benang kusut perselisihan dan menyambung kembali tali kasih yang mungkin sempat merenggang. Pesan agama tersebut mengalir bak oase, menyejukkan hati setiap insan yang hadir di Vila Akhtar.

Di tengah atmosfer yang sarat akan nilai religius tersebut, Anis Suleman dan Wilda Radjalawo selaku tuan rumah, tampak tak kuasa menyembunyikan rasa haru. Dengan sorot mata penuh ketulusan, mereka menyalami satu per satu tamu yang hadir, menjadikan setiap jabat tangan sebagai ikatan persaudaraan yang baru.

“Terima kasih yang tak terhingga atas kehadiran Bapak, Ibu, dan seluruh kerabat. Kehadiran kalian adalah kemuliaan bagi kami,” tutur Anis Soleman yang akrab di sapa Hi. Osi, dengan nada suara yang rendah namun berwibawa.

Namun, puncak emosi malam itu pecah saat pihak keluarga menyampaikan permohonan maaf yang mendalam. Dengan kerendahan hati yang paling tulus, mereka memohon ampunan atas segala salah dan khilaf. Di momen inilah, Vila Akhtar menjadi saksi bisu runtuhnya dinding ego, digantikan oleh jalinan maaf yang tulus dan jabat tangan yang penuh kerinduan.

Hingga acara berakhir, aroma kedamaian tetap tertinggal di udara Suwawa Timur. Halal bi Halal Keluarga Besar Soleman & Radjalawo malam itu bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah manifesto cinta yang dibangun di atas landasan iman dan ketulusan hati yang takkan lekang oleh waktu