Drama Stadion Merdeka: Eksekusi Berdarah Dingin Bawa Flavora Swiss FC Melenggang ke Semifinal

SINDITOnews.com | GORONTALO – Stadion Merdeka menjadi saksi bisu lahirnya sebuah momentum dramatis dalam perhelatan Festival Sepak Bola Usia Dini Wali Kota Cup 2026. Flavora Swiss FC sukses mengunci satu tempat di babak semifinal setelah menundukkan perlawanan sengit Garuda Hitam Telaga lewat kemenangan tipis 1-0 yang menguras emosi.

Pertandingan sejak menit awal menyajikan intensitas tinggi. Setelah babak pertama ditutup dengan skor kacamata, adrenalin penonton semakin dipacu di paruh kedua. Flavora Swiss FC, yang tampil dominan, akhirnya mendapatkan peluang emas saat pelanggaran keras di kotak terlarang memaksa wasit menunjuk titik putih.

Di bawah tekanan ribuan pasang mata, sang eksekutor pinalty Flavora Swiss FC menunjukkan kematangan luar biasa. Dengan ketenangan berdarah dingin, ia melepaskan tendangan akurat yang menggetarkan jala gawang lawan, sekaligus menjadi gol tunggal penentu langkah mereka di turnamen bergengsi ini.

Kesuksesan ini tak lepas dari harmoni yang tercipta di bangku cadangan. Kehadiran Manager Tim Hendrik Hadju di pinggir lapangan terbukti menjadi suntikan moral yang krusial. Dukungan penuh yang ia berikan mampu membakar semangat juang para talenta muda ini untuk melampaui batas kemampuan mereka.

Di sisi teknis, duet pelatih Andri Komendangi dan Idris Uduala kembali menunjukkan kelasnya. Racikan strategi mereka terbukti ampuh meredam agresivitas lawan sekaligus menciptakan peluang-peluang strategis yang mematikan.

Kemenangan ini mempertegas posisi Flavora Swiss FC sebagai kandidat kuat juara di antara 102 tim yang berlaga dalam peringatan Hari Patriotik ini. Dengan kedisiplinan lini belakang dan ketajaman momen krusial, tim ini kini bersiap menghadapi laga “hidup-mati” di babak semifinal kategori U-14/U-16. Hari ini, Kamis 29 Januari 2026.

Flavora Swiss FC asal suwawa bone Bolango bukan sekadar bertanding; mereka sedang menuliskan kembali sejarah juara sepak bola yang lama hilang melalui anak-anak usia dininya. (Red.SN)