Prof Sutan Nasomal Soroti Dugaan Penggunaan Senjata Termobarik di Gaza, Serukan Sikap Tegas dan Kewaspadaan Nasional

SINDITOnews.com | JAKARTA – Guru Besar Ilmu Hukum Internasional sekaligus pemerhati hak asasi manusia, Prof. Dr. Sutan Nasomal, SE, SH, MH, menyampaikan keprihatinan mendalam atas eskalasi konflik di Gaza yang disebut-sebut melibatkan penggunaan senjata berdaya hancur tinggi.

Ia merespons laporan media internasional seperti Al Jazeera yang kemudian dikutip The Times of India terkait dugaan penggunaan senjata termobarik dan termal dalam serangan di wilayah tersebut. Jika benar terjadi, menurutnya, hal itu merupakan persoalan serius dalam perspektif hukum humaniter internasional karena menyangkut perlindungan warga sipil.

Dalam konflik bersenjata, ada batas-batas hukum yang tidak boleh dilanggar. Perlindungan terhadap rakyat sipil adalah prinsip utama. Dunia tidak boleh menutup mata terhadap dugaan pelanggaran kemanusiaan,” tegasnya.

Prof Sutan menilai akar persoalan bukan semata soal teknologi persenjataan, melainkan soal kemanusiaan dan kepatuhan terhadap hukum internasional. Ia menekankan pentingnya investigasi independen agar fakta di lapangan dapat diuji secara objektif.

Di sisi lain, ia juga meminta Presiden RI, Prabowo Subianto, untuk meningkatkan kewaspadaan nasional di tengah dinamika geopolitik global yang semakin tidak menentu. Menurutnya, Indonesia harus tetap mengedepankan diplomasi damai, namun tetap memperkuat kesiapsiagaan pertahanan sebagai langkah antisipatif.

Perdamaian harus diperjuangkan, tetapi kedaulatan dan keamanan bangsa juga wajib dijaga,” ujarnya.

Konflik yang terus berlangsung di Gaza kini menjadi sorotan dunia. Seruan gencatan senjata dan penyelesaian melalui jalur diplomasi terus mengemuka, sementara komunitas internasional diharapkan dapat berperan aktif mendorong tegaknya hukum dan nilai-nilai kemanusiaan. (Red.SN)