SINDITOnews.com | STADION MERDEKA, GORONTALO,– Panggung kompetisi kelompok umur kembali melahirkan cerita tentang dominasi mutlak. Akademi Sepak Bola Gorontalo (ASBG) U-11 secara resmi mendeklarasikan diri sebagai kandidat kuat juara setelah memberikan pelajaran sepak bola kepada Gorontalo Muda. Skor telak 5-0 menjadi saksi betapa tingginya standar permainan yang ditunjukkan skuat asuhan manajemen ASBG tersebut.
Pertandingan dimulai dengan intensitas yang sudah diprediksi sebelumnya. Namun, ASBG yang dipimpin oleh sang kapten kesebelasan, Atay, tampil lebih tenang dan terorganisir. Melalui visi permainan yang brilian, ASBG berhasil memecah kebuntuan dan menyarangkan dua gol di babak pertama, memberikan tekanan psikologis yang hebat bagi lawan.
Memasuki babak kedua, alih-alih menurunkan tempo untuk mengamankan keunggulan, ASBG justru kian beringas. Taktik menyerang yang klinis menghasilkan tiga gol tambahan yang bersarang indah di gawang Gorontalo Muda. Skor akhir 5-0 bukan sekadar kemenangan; itu adalah pernyataan kekuatan.
Kemenangan sapu bersih ini memastikan posisi ASBG di babak 8 besar. Namun, euforia ini tak boleh bertahan lama. Sang Kapten, Atay, langsung menginstruksikan rekan-rekannya untuk menjaga fokus karena laga krusial di perempat final akan segera digelar esok hari.
“Kemenangan hari ini adalah buah kerja keras, tapi target kami lebih tinggi dari sekadar 8 besar. Kami akan beristirahat dan kembali lebih kuat untuk laga besok,” tegas salah satu ofisial tim kepada awak media di Stadion Merdeka.
Dukungan publik kini mengalir deras bagi ASBG. Mampukah kepemimpinan Atay membawa tim ini melewati rintangan besok dan memijakkan kaki di podium tertinggi? Seluruh mata pecinta sepak bola muda kini tertuju pada laga selanjutnya. (Red.SN)

