Proyek Pengembangan Kawasan Permukiman di Gorontalo Utara Disorot, Aktivis Nilai Mandek dan Minim Transparansi

SINDITOnews.com | Gorontalo Utara – Proyek Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Permukiman Gorontalo di Desa Bulalo, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara, menuai sorotan publik. Proyek yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2025 dengan nilai Rp4,6 miliar tersebut hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda penyelesaian.

Pantauan di lokasi, tidak terlihat aktivitas pekerjaan sebagaimana mestinya. Kondisi ini menimbulkan tanda tanya, mengingat waktu pelaksanaan yang tercantum pada papan proyek hanya 108 hari kalender.

Aktivis Andi Buna angkat bicara. Ia menilai proyek tersebut terkesan dibiarkan tanpa kejelasan, sementara manfaatnya sangat ditunggu oleh masyarakat.

β€œHingga saat ini proyek belum tuntas dan tidak tampak adanya pekerjaan di lokasi. Saat kami konfirmasi ke kantor direksi, pihak yang berada di tempat memilih bungkam,” tegas Andi Buna. Kepada awak media. Jumat, 16/1/2026.

Menurutnya, sikap diam tersebut justru memperkuat dugaan lemahnya pengawasan dan minimnya transparansi dalam pelaksanaan proyek strategis yang seharusnya menyasar langsung warga miskin ekstrem.

Andi Buna mendesak Balai Prasarana Permukiman Provinsi Gorontalo selaku penanggung jawab kegiatan untuk segera memberikan klarifikasi terbuka kepada publik, termasuk menjelaskan progres fisik, kendala lapangan, serta langkah konkret penyelesaian pekerjaan.

β€œIni bukan proyek kecil. Anggarannya besar dan menyangkut hajat hidup masyarakat. Negara tidak boleh kalah oleh pembiaran,” pungkasnya. (Red.SN)