Tetap Tegar Bangun Tojo Una-Una, Bupati Ilham Lawidu Ajak Masyarakat Bijak Berkomentar di Media Sosial.

Redaksi: SINDITOnews.com

AMPANA — Menjadi seorang pemimpin yang amanah bukanlah perkara mudah. Diperlukan dedikasi tinggi, ketulusan, serta keberanian untuk selalu mengutamakan kebutuhan dan kepentingan rakyat di atas segalanya.

Prinsip hidup dan kerja keras inilah yang terus melandasi langkah kaki pasangan Bupati dan Wakil Bupati Tojo Una-Una, Ilham Lawidu, S.H., dan Surya, S.Sos., M.Si., dalam menakhodai daerah tercinta.
Meski deru pembangunan terus digenjot, dinamika politik dan sosial tidak pernah sepi dari riuh rendah kritik.

Pasangan pemimpin ini kerap menjadi sasaran empuk hujatan negatif dan serangan verbal dari berbagai kalangan.

Namun, alih-alih mundur atau gentar, tekanan tersebut justru dibalas dengan komitmen yang semakin solid demi mempertahankan kemaslahatan rakyat dan memajukan Kabupaten Tojo Una-Una.

Senyuman hangat menyambut sejumlah awak media yang bertandang ke ruang kerja Bupati pada Senin, 25 Mei 2026. Di tengah kesibukannya mengurus roda pemerintahan, pemimpin daerah ini meluangkan waktu untuk berdialog santai mengenai dinamika sosial, termasuk fenomena kritik di jagat maya yang kian hari kian memanas.

Dengan nada suara yang rendah, tenang, dan penuh wibawa, Bupati memberikan pandangan yang sangat bijak terkait etika dalam menyampaikan pendapat di media sosial.

Beliau menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai kemanusiaan dan kesopanan, meskipun sedang menyuarakan ketidakpuasan.

“Kritik itu bagus, tapi yang wajar-wajar aja, jangan melemparkan kalimat-kalimat yang kurang manusiawi, seperti yang pernah terjadi di beberapa akun Facebook, sampai ada yang bilang butiti, dan lain-lain.” Ungkap Bupati Touna.

Beliau menyadari sepenuhnya bahwa dalam sistem demokrasi, kesempurnaan mutlak adalah hal yang mustahil.

Sebaik-baiknya seorang pemimpin mengabdi, ruang bagi pro dan kontra akan tetap terbuka lebar. Perbedaan sudut pandang adalah hal yang lumrah dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Oleh karena itu, alih-alih menutup telinga, Pemerintah Daerah Tojo Una-Una memilih untuk menjadikan setiap masukan sebagai bahan evaluasi diri.

Sebagai nakhoda daerah, Ilham Lawidu bersama Surya menegaskan bahwa mereka akan selalu membuka hati dan pikiran untuk memahami, menyerap, serta memperjuangkan segala apa yang menjadi tuntutan dan aspirasi murni dari seluruh lapisan masyarakat.

Pewarta: Ahmad Tuliabu