Redaksi: SINDITOnews.com
Jakarta – Pakar Hukum Internasional Prof. Dr. Sutan Nasomal, SH., MH., mengingatkan pemerintah Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan konflik geopolitik dunia yang dinilainya berpotensi memengaruhi stabilitas global, termasuk Indonesia.
Menurut Sutan Nasomal, pemerintah perlu menerapkan prinsip “sedia payung sebelum hujan” dengan memperkuat kesiapsiagaan nasional di berbagai sektor, mulai dari pertahanan, ketahanan pangan, energi, hingga stabilitas ekonomi.
“Pemerintah harus mengantisipasi segala kemungkinan yang dapat berdampak pada Indonesia akibat konflik internasional yang terus berkembang. Kesiapan nasional sangat penting untuk melindungi kepentingan rakyat dan negara,” ujar Sutan Nasomal saat memberikan keterangan kepada media dari Jakarta, Minggu (31/5/2026).
Ia menilai meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah berpotensi memicu dampak luas terhadap perekonomian dunia, terutama pada sektor energi, perdagangan, dan harga kebutuhan pokok.
Menurutnya, konflik yang berkepanjangan dapat menimbulkan tekanan terhadap ekonomi global, sehingga pemerintah perlu memperkuat langkah-langkah mitigasi untuk menjaga daya beli masyarakat dan ketahanan ekonomi nasional.
Sutan Nasomal juga mengingatkan bahwa ketegangan geopolitik antara sejumlah negara besar dunia perlu dicermati secara serius karena berpotensi memperluas instabilitas internasional.
Ia menegaskan bahwa Indonesia harus tetap mengedepankan politik luar negeri yang bebas dan aktif, serta tidak terjebak dalam rivalitas atau konflik antarnegara.
“Indonesia harus fokus menjaga kepentingan nasional, memperkuat persatuan bangsa, dan menghindari keterlibatan dalam konflik yang dapat merugikan rakyat maupun negara,” katanya.
Selain itu, ia berharap pemerintah terus memperkuat sektor pertahanan, ketahanan pangan, energi, dan ekonomi sebagai langkah antisipasi menghadapi ketidakpastian global yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Narasumber:
Prof. Dr. Sutan Nasomal, SH., MH., Pakar Hukum Internasional, Presiden Partai Koalisi Rakyat Indonesia, Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia, dan Pengasuh Ponpes Ass Saqwa Plus.

