Redaksi: SINDITOnews.com
TOJO UNA-UNA – Menjelang pelaksanaan pisah sambut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tojo Una-Una, sejumlah catatan terkait penegakan hukum kembali menjadi perhatian. Direktur Kantor Advokat & Sejawat, Nasrun, S.H., CLOA, CPM, menyampaikan apresiasi kepada Kajari Touna sebelumnya, Dr. Rizky Fahrurrozi, S.H., M.H., sekaligus menitipkan sejumlah pekerjaan rumah kepada Kajari yang baru.
Nasrun menyampaikan ucapan terima kasih atas pengabdian Rizky Fahrurrozi selama kurang lebih satu tahun memimpin Kejaksaan Negeri Tojo Una-Una di Bumi Sivia Patuju.
“Terima kasih sudah bertugas kurang lebih selama satu tahun menjabat di Tanah Sivia Patuju. Semoga di tempat baru bisa lebih bagus lagi dalam menjalankan tugas sebagai penegak hukum dalam memberantas tindak pidana korupsi sebagaimana ketentuan Undang-Undang Kejaksaan,” ujar Nasrun saat ditemui di kantornya, Jumat (14/8/2026).
Menurut Nasrun, selama kepemimpinan Kajari sebelumnya, pihaknya menyimak sejumlah pemberitaan mengenai penanganan perkara oleh Kejaksaan Negeri Tojo Una-Una, baik melalui media cetak maupun elektronik.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah penggeledahan dan penyitaan dokumen di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tojo Una-Una pada akhir 2025 lalu.
“Yang paling populer dalam pemberitaan adalah tentang aksi penggeledahan dan penyitaan dokumen di Kantor KPU pada akhir tahun 2025 lalu,” katanya.
Namun, Nasrun mempertanyakan sejauh mana perkembangan penanganan perkara tersebut. Ia menyebut hingga kini belum mengetahui secara jelas apakah perkara itu masih berada pada tahap penyelidikan atau telah ditingkatkan ke tahap penyidikan.
Selain perkara yang berkaitan dengan KPU, Nasrun juga menyinggung sejumlah dugaan tindak pidana korupsi di tingkat desa yang menurutnya belum diketahui secara terbuka perkembangan proses hukumnya.
“Masih ada beberapa kasus dugaan korupsi di tingkat desa yang sampai saat ini belum ada kejelasan tentang progres proses hukumnya sudah sampai di mana,” ujarnya.
Pergantian pimpinan di Kejaksaan Negeri Tojo Una-Una diharapkan menjadi momentum untuk melanjutkan sekaligus menuntaskan berbagai pekerjaan hukum yang masih berjalan.
Berdasarkan informasi yang disebut bersumber dari akun Instagram Kejaksaan Negeri Tojo Una-Una, pergantian pimpinan tersebut merupakan bagian dari mutasi yang dilakukan Kejaksaan Agung Republik Indonesia. David Razi, S.H., M.H., ditunjuk sebagai Kajari Tojo Una-Una yang baru.
Serah terima jabatan dan agenda pisah sambut dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026 di Kantor Kejaksaan Negeri Tojo Una-Una.
Nasrun berharap kepemimpinan Kajari baru dapat memberikan kepastian terhadap berbagai perkara yang masih menjadi perhatian publik, termasuk dugaan tindak pidana korupsi yang belum diketahui perkembangan penanganannya.
“Semoga catatan ini yang ditinggalkan beliau mampu diselesaikan oleh Kajari baru yang akan menggantikannya,” tutup Nasrun.
Ahmad Tuliabu

