Tojo Una-Una Darurat Narkoba: Angka Kasus Melonjak Drastis, Tojo Barat Jadi Titik Terpanas

REDAKSI: SINDITOnews.com

AMPANA – Kabupaten Tojo Una-Una kini berada dalam kondisi kewaspadaan tinggi menyusul rilis data terbaru mengenai peredaran gelap narkotika di wilayah tersebut.

Berdasarkan catatan yang dihimpun oleh Media Center POS BAKUMADIN Tojo Una-Una per tanggal 6 Mei 2026, terjadi lonjakan kasus yang sangat drastis, memicu kekhawatiran mendalam bagi penegak hukum dan masyarakat sipil.

Ledakan Angka Tersangka dan Barang Bukti
Data menunjukkan bahwa otoritas terkait telah mengamankan sedikitnya 21 orang tersangka.

Dari puluhan pelaku tersebut, komposisinya terdiri dari 16 laki-laki dan 5 perempuan. Keterlibatan perempuan dalam angka yang cukup signifikan ini menandakan bahwa sindikat narkoba mulai mengekspansi jaringan mereka ke berbagai elemen masyarakat.

Total barang bukti yang berhasil disita dalam rangkaian kasus ini mencapai berat keseluruhan 143,88 gram, sebuah angka yang tergolong besar untuk skala wilayah kabupaten.

Menanggapi fenomena ini, Ketua POS BAKUMADIN Tojo Una-Una, Nasrun, S.H., memberikan pernyataan tegas terkait situasi keamanan daerah.

“Lonjakan angka ini merupakan potret nyata bahwa Tojo Una-Una sedang dalam ancaman serius. Kamis, 7/5/2026.

Dengan 21 tersangka dan barang bukti mencapai 143,88 gram, ini bukan lagi masalah kecil. Kami melihat ada pergerakan masif dari jaringan pengedar yang mencoba merusak tatanan sosial masyarakat kita,” ujar Nasrun, S.H. saat memberikan keterangan resmi.

Tojo Barat Jadi Titik Terpanas
Dari hasil pemetaan data, Kecamatan Tojo Barat tercatat sebagai wilayah dengan kontribusi angka kasus terbanyak.

Wilayah ini kini mendapat perhatian khusus karena dianggap menjadi titik paling rawan dalam peredaran barang haram tersebut.
Nasrun, S.H. menyoroti urgensi pengawasan di wilayah perbatasan tersebut:

“Sesuai catatan yang masuk ke Media Center kami, Kecamatan Tojo Barat mencatatkan angka tertinggi. Ini harus menjadi evaluasi bersama, baik bagi aparat penegak hukum maupun pemerintah daerah, untuk memperketat lini pertahanan di wilayah Barat agar tidak menjadi jalur utama masuknya narkotika ke kabupaten kita,” tegasnya.

Komitmen Penegakan Hukum
Sebagai bagian dari lembaga pemberian bantuan hukum, POS BAKUMADIN menyatakan akan terus mengawal jalannya proses hukum terhadap para tersangka agar sesuai dengan prosedur yang berlaku dan memberikan rasa keadilan bagi masyarakat.

“Kami akan terus memantau perkembangan kasus ini. Fokus kita bukan hanya pada penindakan, tapi bagaimana memutus rantai peredarannya. Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dan tidak ragu melaporkan tindakan mencurigakan di lingkungan masing-masing.

Perang terhadap narkoba tidak bisa dilakukan sendirian,” tutup Nasrun, S.H.

Pewarta; Ahmad Tuliabu