Redaksi: SINDITOnews.com
JAKARTA – Pakar Hukum Internasional Prof. Dr. Sutan Nasomal, S.H., M.H. menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya penguatan kebijakan pemberantasan korupsi di Indonesia. Ia berharap Presiden RI Prabowo Subianto mendorong regulasi yang memberikan efek jera lebih besar terhadap pelaku tindak pidana korupsi, khususnya pejabat negara.
Pernyataan tersebut disampaikan Prof. Sutan Nasomal saat menjawab pertanyaan sejumlah pimpinan redaksi media di Jakarta, Jumat (31/7/2026).
Menurut Prof. Sutan, korupsi merupakan kejahatan luar biasa yang berdampak langsung terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, ia mengusulkan agar pelaku korupsi dijatuhi hukuman maksimal sesuai ketentuan hukum yang berlaku, disertai mekanisme pemiskinan melalui perampasan aset hasil tindak pidana berdasarkan putusan pengadilan.
“Korupsi harus diberantas dengan kebijakan yang mampu memberikan efek jera. Masyarakat menginginkan penegakan hukum yang tegas, adil, dan tidak tebang pilih,” ujarnya.
Prof. Sutan juga menilai perlu adanya evaluasi terhadap sistem pengawasan terhadap penyelenggara negara. Menurutnya, pemeriksaan terhadap harta kekayaan pejabat sebelum dan sesudah menjabat perlu dilakukan secara transparan oleh lembaga yang berwenang sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Ia berpandangan bahwa hasil pemeriksaan tersebut dapat diumumkan kepada publik sebagai bentuk akuntabilitas. Apabila ditemukan pelanggaran yang telah terbukti melalui proses hukum, maka pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai putusan pengadilan, termasuk pengembalian kerugian negara apabila memenuhi ketentuan hukum.
Selain itu, Prof. Sutan mengingatkan agar penegakan hukum dilakukan secara adil tanpa membedakan status maupun jabatan seseorang.
“Hukum harus memberikan rasa keadilan bagi seluruh masyarakat. Tidak boleh tajam ke bawah dan tumpul ke atas,” tegasnya.
Di akhir pernyataannya, Prof. Sutan berharap pemerintah terus memperkuat sistem pencegahan dan pemberantasan korupsi melalui pengawasan yang efektif, transparansi, serta penegakan hukum yang konsisten guna meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.
Narasumber: Prof. Dr. Sutan Nasomal, S.H., M.H. Pakar Hukum Internasional, Ekonom, Presiden Partai Oposisi Merdeka, Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia (PAMID), Ketua Umum YPLBH Prof. Sutan Nasomal, serta Pendiri/Pengasuh Ponpes ASS SAQWA PLUS.

