Redaksi: SINDITOnews.com
JAKARTA, 28 Juni 2026 – Pakar Hukum Pidana Internasional dan Ekonom Nasional, Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, SH., MH., berharap Presiden RI Prabowo Subianto terus membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, khususnya terkait pengelolaan sumber daya alam (SDA) dan pemerataan kesejahteraan di daerah.
Dalam keterangannya kepada sejumlah pimpinan redaksi media, Prof. Sutan menyatakan Indonesia merupakan negara yang sangat kaya akan sumber daya alam. Karena itu, setiap kebijakan pemerintah yang bertujuan membangun bangsa patut didukung oleh seluruh rakyat.
Namun demikian, menurutnya, masyarakat juga harus diberi kesempatan mengawasi pelaksanaan program pemerintah serta menyampaikan kritik apabila ditemukan penyimpangan di lapangan.
Prof. Sutan menyoroti masih banyak daerah penghasil sumber daya alam, seperti batu bara, nikel, emas, minyak, dan gas, yang hingga kini belum menikmati kesejahteraan secara optimal. Ia mempertanyakan mengapa daerah yang menghasilkan kekayaan alam justru masih menghadapi kemiskinan, infrastruktur yang tertinggal, serta kerusakan lingkungan akibat aktivitas pertambangan.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian hutan, sumber air, dan ekosistem yang selama puluhan tahun menjadi sumber kehidupan masyarakat. Menurutnya, setiap pemanfaatan sumber daya alam harus disertai transparansi mengenai manfaat ekonomi yang diterima daerah serta upaya pemulihan lingkungan pasca-eksploitasi.
Selain itu, Prof. Sutan mempertanyakan pengelolaan hasil kekayaan alam Indonesia selama puluhan tahun, di tengah masih tingginya angka kemiskinan dan besarnya utang negara. Ia menilai keterbukaan informasi mengenai pengelolaan SDA menjadi hal penting agar masyarakat mengetahui sejauh mana manfaatnya kembali kepada rakyat.
Meski demikian, Prof. Sutan mengaku optimistis Presiden Prabowo Subianto memiliki komitmen untuk memperbaiki berbagai persoalan tersebut. Ia berharap pemerintah terus mendengar suara masyarakat dan melakukan pembenahan sistem pengelolaan sumber daya alam agar hasilnya benar-benar dirasakan oleh rakyat, khususnya masyarakat di daerah penghasil.
Narasumber: Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, SH., MH. Pakar Hukum Pidana Internasional, Ekonom Nasional, Presiden Partai Oposisi Merdeka, Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia (Association of Young Indonesian Advocate), serta Pengasuh Ponpes ASS SAQWA PLUS. (Red)

